Sabtu, 27 April 2013

Lika Liku SNMPTN 2013 Part 2

Post ini adalah lanjutan dari post ini.

Oke lanjut ke tahap 'kegalauan' kedua,.

Pemilihan Program Studi / Jurusan

Ilutrasi pemilihan jurusan
Oke. Selain pemilihan PTN, pemilihan prodi juga tidak kalah pentingnya. Karena jika kita salah memilih prodi, kita tidak akan nyaman ketika kuliah. Ini buruk kan? mubazir waktu, mubazir biaya. Apalagi kalau ingin pindah jurusan harus nunggu SNMPTN periode selanjutnya alias 1 tahun (OMG).

Prioritas pertama dan yang paling pertama dalam pemilihan prodi adalah "minat" atau "keinginan". Ini penting karena dengan jurusan itulah nanti kita akan bergelut selama kurang lebih 4-7 tahun. Kalau Anda menyukai pelajaran eksak dan tidak menyukai pelajaran Ekonomi, maka jangan memilih jurusan Ekonomi atau Anda lebih memilih kasus di atas terjadi pada Anda (mengerikan). Jadi ingat ya, pilih jurusan yang benar-benar "sesuai dengan hati" OK!

Prioritas kedua, sesuaikan passing grade jurusan dengan prestasi akademik (nilai) kita. Karena jika kita memilih prodi yang memiliki tingkat kesulitan di atas nilai kita maka peluang masuknya juga akan semakin kecil. Tapi ini jangan dijadikan patokan utama lho! Tetap prioritas minat jurusan adalah yang utama. Misal Anda memilih jurusan Kedokteran karena alasan peluang padahal Anda suka pelajaran yang berbau seni. Otomatis meskipun ada diterima, kasus 'pemubaziran waktu' seperti yang saya sebutkan di atas akan terjadi pada Anda.

Saya sendiri berasal dari SMK. SMK memang kecil peluangnya untuk masuk PTN lewat SNMPTN undangan karena sistem seleksinya menggunakan nilai raport yang otomatis berbeda kurikulumnya dengan SMA. Tapi dicoba tidak salah kan? Toh juga di universitas pilihan pertama saya (UNPAD) sistem seleksinya membolehkan lintas jurusan bebas (IPA, IPS, SMK) ke mana saja (kecuali Kedokteran dan Kedokteran Gigi, harus SMA IPA).  Dan meskipun saya gagal di SNMPTN ini, masih ada SBMPTN (tes tulis). Di aman ada kemauan, di situ ada jalan (:o jreng).

Lho... kamu sendiri pilih prodi apa Ndra? oke saya kasih tau. Karena minat saya pada pelajaran komputer dan itung-itungan (eksak) begitu juga nilai rapornya, maka dengan ini saya putuskan saya pilih prodi berikut. Jreng... jreng... !!!

Jreng! Inilah Kartu Peserta SNMPTN Saya
Nilai Rapor

Faktor ini sengat berkaitan dengan faktor sebelumnya. Sekali lagi, sesuaikan prestasi akademik dengan passing grade jurusan, tetapi tetap minat nomor 1. Memang tidak ada passing grade resmi dari pihak PTN-nya, tapi passing grade yang ada di internet cukup memberikan gambaran.

Nilai saya juga tidak bagus-bagus amat, 'jelek' malahan. Nyesel? ya mau gimana lagi. Motivasi kuliah muncul pada diri saya ketika awal-awal kelas 2, tepatnya pas Prakerin / Magang. So, nilai-nilai di kelas 1 tidak bisa saya obrak-abrik dan saya hanya harus memperbaiki nilai-nilai di semester-semester selanjutnya.

Penasaran dengan rata-rata nilai raport saya per-semesternya? Yuk.. intip..!!
(Saya masukkan nilai rata-rata tanpa mulok (muatan lokal) karena sistem itulah yang dipakai di SNMPTN 2013)

Semester 1 : 75,00
Semester 2 : 80,50
Semester 3 : 77,01 (turun T_T)
Semester 4 : 84,50 (naik lagi ^_^)
Semester 5 : 86,06

Sebenarnya saya juga agak 'pesimis' juga karena ada nilai yang 'ngagejlig' alias turun. Gak tanggung-tanggung lagi turunnya -3,5. Kok bisa turun? Saat semester 3, KBM hanya dilaksanakan kurang lebih "satu bulan" karena sebagian besar waktu semester 3 dipakai untuk Prakerin / Magang. Ya.. tapi tetap harus semangat donk (chayo!). Kalau ini rezeki saya pasti tidak akan pergi ini. Ganbatte!!

Oke itulah sedikit gambaran SNMPTN 2013 versi saya. Saya yakin sebagaian besar siswa kelas 3 SLTA juga mengalami kegalauan yang serupa. Ayo tetap semangka (semangat kawan)! kita pasti dapat kuliah di perguruan tinggi yang kita inginkan. Amin YRA.

1 komentar:

  1. bg mau nanya,,,sekarang bg snm nya diterima dmana??? kalo tidak bg lulus jalur apa dan diterima dmana...

    BalasHapus