Kamis, 26 Februari 2015

TUJUH (7) INFO DAN PERSEPSI SALAH TENTANG SBMPTN

SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) merupakan salah satu jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berlingkup nasional. SBMPTN dilaksanakan serentak pada tanggal dan waktu yang sama di seluruh Indonesia. Seleksinya dilakukan secara terpusat oleh tim seleksi SBMPTN. Parameter penilaian di dalam SBMPTN adalah nilai tes dan nilai ujian keterampilan (untuk program studi tertentu).

Tak dapat dipungkiri bahwa dalam dunia SBMPTN ini, banyak sekali info bias yang berseliweran dan diragukan keabsahannya. Info-info tersebut muncul karena kurangnya kejelasan informasi dari panitia SBMPTN itu sendiri dan/atau kesalahpahaman sebagian orang, baik yang salah memahami informasi maupun yang salah berkaca pada pengalamannya. Kalau sudah seperti ini, kita bisa salah dalam menyusun strategi untuk SBMPTN dan akhirnya mengantarkan kita menuju kegagalan.

Kali ini, saya akan memaparkan tujuh info dan persepsi yang sering salah di dalam dunia SBMPTN. Setidaknya hal-hal yang saya paparkan di sini disimpulkan berdasarkan informasi dan pengalaman yang saya dapatkan selama kurang lebih setahun.



1. Nilai Mati



Bisa, kan, lulus SBMPTN? by yusuf-ananda.blogspot.com

Nilai mati adalah info bias yang paling ngetrend di dalam dunia SBMPTN. Banyak sekali jenis-jenis nilai mati yang beredar. Walau banyak jenisnya, nilai mati memiliki inti yang sama. Nilai mati adalah nilai atau skor yang menyebabkan kita langsung gugur jika mendapatkan nilai itu.

Ada yang bilang kalau kita mendapatkan nilai minus atau nol di salah satu mata uji SBMPTN, kita otomatis akan gugur. Ada juga yang bilang bahwa tidak masalah jika mendapat nilai minus atau nol di salah satu mata uji SBMPTN asalkan tidak ada mata uji yang “tidak diisi sama sekali”. Ada lagi yang bilang bahwa nilai mati itu adalah skor kurang dari 2,5 pada dua atau lebih mata uji. Masih banyak lagi jenis-jenis nilai mati yang beredar di luar sana.

Perlu diketahui, penilaian skor SBMPTN memiliki ketentuan sebagai berikut:
Mendapat 4 kalau jawaban benar.
Mendapat -1 kalau jawaban salah.
Mendapat 0 kalau tidak diisi.

Setiap mata uji memiliki 15 soal dan total mata uji dalam SBMPTN ada 10 mata uji (SBMPTN 2014).

Saya punya kesimpulan bahwa nilai mati dalam SBMPTN itu TIDAK ADA. Mengapa? Pertama, tidak ada ketentuan nilai mati seperti ini di laman Resmi SBMPTN ataupun dari panitia SBMPTN sendiri. Kedua, banyak peserta-peserta SBMPTN yang mengaku bahwa mereka tidak mengisi salah satu mata uji dan ada juga yang mengaku kalau mereka memiliki skor minus pada beberapa mata uji tapi nyatanya mereka LOLOS SBMPTN.

Selain itu, adanya nilai mati dalam SBMPTN malah membuat SBMPTN menjadi aneh. Bayangkan kalau semua peserta SBMPTN mendapatkan nilai mati. Masa iya tidak ada satu pun peserta yang diterima SBMPTN.

Seleksi masuk Perguruan Tinggi yang dengan jelas memiliki nilai mati adalah USM STAN (Ujian Saringan Masuk STAN).

2. Mengikuti Jalur IPC jika Ingin Lintas Jurusan
Anak IPC harus memborong semua soal by garaudynet.blogspot.com

Sebenarnya, poin nomor dua ini lebih tepat disebut salah persepsi daripada info bias. Katanya, kalau ingin lintas jurusan di SBMPTN, kita harus ikut jalur IPC. Misalnya, anak IPA mau memilih Akuntansi yang merupakan jurusan ranah IPS. Si anak IPA tersebut berarti harus mengikuti jalur IPC buat SBMPTN-nya.

Ini jelas sangat keliru. Telah dijelaskan dengan sejelas-jelasnya di laman resmi SBMPTN bahwa sistem pengelompokan jenis ujian (IPA, IPS, IPC) dalam SBMPTN tidak bergantung pada jurusan kita waktu di SMA, tetapi bergantung pada jenis program studi yang kita pilih. Jalur IPC harus kita ikuti jika kita memilih jurusan dari ranah IPA dan IPS. Misalnya, kita memilih Matematika Unpad (IPA), Fisika Unpad (IPA), dan Sastra Inggris Unpad (IPS).

3. Tempat Tes Memengaruhi Seleksi
Memilih tempat ujiannya yang terdekat, ya, agar tesnya tenang! by www.unsoed.ac.id

Poin nomor tiga ini merupakan info bias alias info salah. Sudah jelas disebutkan di dalam laman Resmi SBMPTN bahwa parameter penilaian dalam SBMPTN hanya nilai tes ditambah nilai ujian keterampilan (bagi program studi tertentu). Tidak ada ketentuan kalau tempat memengaruhi nilai tes atau penerimaan kita dalam SBMPTN. Kita dapat memilih tempat tes sesuka hati kita (syarat dan ketentuan berlaku).

“Tempat ujian tidak menjadi bahan pertimbangan dalam proses seleksi dan penentuan kelulusan seorang calon mahasiswa di perguruan tinggi negeri yang dipilihnya.” (Laman resmi USM ITB Terpadu)

4. Peserta Bidikmisi dan Non-Bidikmisi Dibedakan

Semangat Bidikmisi! By uiupdate.ui.ac.id

Menurut poin nomor empat, peserta Bidikmisi memiliki peluang atau kuota yang lebih kecil daripada peserta non-Bidikmisi. Hal ini keliru. Bidikmisi adalah program bantuan biaya pendidikan dari pemerintah, bukan jalur seleksi masuk PTN. Kembali lagi ke ketentuan SBMPTN – parameter penilaian adalah nilai tes – . Tidak disebutkan bahwa peserta Bidikmisi memiliki kuota sendiri.

Memang, setiap PTN memiliki kuota Bidikmisi masing-masing. Namun, hal ini tidak lantas membuat perbedaan antara peserta Bidikmisi dan non-Bidikmisi dalam jalur SBMPTN. Sekali lagi, yang berbicara dalam tes SBMPTN adalah nilai tes. Jika ternyata peserta Bidikmisi yang diterima di SBMPTN melampaui kuota di Bidikmisi di PTN tempat dia diterima, Dikti masih mempunyai kuota tambahan yang bisa dialokasikan sesuai kebutuhan.

Info tambahan : Statement ini diperkuat dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Bapak Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. H. Engkus Kuswarno, MS, pada acara pembekalan mahasiswa Bidikmisi Unpad. Beliau menyatakan bahwa dalam seleksi SBMPTN, background peserta tidak dilihat. Yang dilihat hanyalah nilai tes. Jika peserta SBMPTN pelamar Bidikmisi yang diterima melebihi kuota, peserta tersebut tetap diterima.

5. Penilaian SBMPTN Menggunakan Sistem Passing Grade Persentase
Statistik nilai SBMPTN 2014 by twitter.com/kemdikbud_ri

Passing Grade merupakan suatu nilai patokan untuk lulus di suatu program studi. Biasanya berupa persentase. Misalnya, Passing Grade Matematika Unpad adalah 36%. Berarti, untuk lolos di program studi Matematika Unpad, kita minimal harus mendapatkan skor 36% dari skor sempurna. Passing Grade biasanya dibuat oleh bimbingan belajar atau lembaga-lembaga tertentu sebagai acuan/patokan untuk lolos di satu program studi. Passing Grade sendiri sebenarnya tidak ada dalam SBMPTN.

Namun, banyak yang salah persepsi tentang Passing Grade. Banyak yang berpikir kalau Passing Grade itu benar-benar ketentuan dan sistem seleksi yang resmi dalam SBMPTN. Ini jelas keliru. Kalau memang benar seleksi SBMPTN menggunakan Passing Grade, mengapa yang ditampilkan di laman Resmi SBMPTN adalah daya tampung dan jumlah peminat tahun sebelumnya? Bukan Passing Grade-nya?

Prinsip seleksi SBMPTN adalah “menjaring”. Misalnya, program studi Agribisnis Unpad mempunyai kuota 45. Berarti, yang akan diterima di Agribisnis Unpad adalah 45 peserta nilai tertinggi. Jika SBMPTN menggunakan sistem Passing Grade dan ternyata ada 100 peserta yang memenuhi Passing Grade tersebut, akan dike-mana-kan 55 orang yang lain? Masa bawa kursi sendiri dari rumah. Tidak mungkin, ‘kan?
Jadi, jangan sampai salah memahami Passing Grade. Passing Grade hanya patokan/acuan, bukan sistem seleksi resmi dalam SBMPTN.

6. Pembobotan Mata Uji pada Setiap Program Studi Berbeda
Jangan cuma fokus ke satu mata uji, ya! by www.planetyar.com

Sepertinya, info bias ini muncul karena pemikiran awam. Menurut info bias nomor enam ini, bobot setiap mata uji berbeda-beda tergantung program studi yang dipilih. Misalnya, bobot mata uji Biologi lebih tinggi dari Fisika jika kita memilih program studi Pendidikan Dokter. Jadi intinya, menurut info ini, kita harus meningkatkan skor mata uji yang sesuai atau relevan dengan program studi yang dipilih.

Info nomor enam ini jelas keliru karena info yang ada di dalam laman Resmi SBMPTN justru kontradiktif dengan info ini. Dalam laman resmi SBMPTN, disebutkan bahwa “Setiap mata uji bernilai sama dan tidak ada yang diabaikan”. Jadi sudah jelas bahwa bobot setiap mata uji adalah sama.

“Penilaian dilakukan secara menyeluruh. Oleh karena itu, setiap mata uji harus dikerjakan sebaik mungkin dan tidak ada yang diabaikan.” (Laman resmi SBMPTN)

7. Ada PTN yang Tidak Ingin Dinomorduakan
Pilih yang mana, ya? by infoduniakampus.blogspot.com

Dalam SNMPTN (Bukan SBMPTN), banyak beredar info kalau ada beberapa PTN yang tidak ingin dijadikan pilihan kedua. Dan memang, jarang sekali peserta SNMPTN yang diterima di pilihan kedua atau ketiga. Terlepas apakah benar ada PTN yang tidak ingin dinomorduakan atau karena sistem seleksinya berbeda, yang jelas, fakta berkata demikian.

Namun, hal ini tidak berlaku di dalam SBMPTN. Mengapa? Karena sistem penyeleksian SBMPTN terpusat oleh sebuah sistem – tidak diseleksi oleh masing-masing PTN –. Salah satu buktinya yaitu banyak peserta SBMPTN yang diterima di pilihan kedua atau ketiga, tidak seperti SNMPTN.

Ya, bagaimanapun juga, penguasaan informasi merupakan hal penting dalam peperangan. SBMPTN ibarat peperangan. Jadi, penguasaan informasi mutlak penting jika kamu benar-benar ingin tembus masuk PTN.

Semoga, artikel saya ini bisa membantu kalian yang khususnya sedang dilanda euforia seleksi masuk PTN. Tidak ada waktu untuk bersantai-santai. Siapkan amunisi se-dini mungkin.



“Ingat, di saat kamu sedang bersantai-santai, ribuan sainganmu sedang belajar!”

Senin, 29 April 2013

Profil Sahabat : About My Best Friends

Konbanwa! He... tadi siang sempet males nulis, ya udah deh malem-malem gini nulisnya. Tuntutan sehari minimal harus 1 posting. Hu... 

Kali ini saya akan posting tentang orang-orang yang paling berharga di hidup saya, yaitu keempat sahabat saya. Mengapa saya bilang paling berharga? karena mereka adalah orang pertama yang berhasil mengubah diri saya dari orang yang egois dan individualis menjadi penyayang dan solidar. Bersama mereka, saya mendapatkan 'atmosfer' sebenarnya dari persahabatan. Lebay melulu nih dari tadi..!! Oke deh... cekidot!

Ilustrasi Persahabatan dari One Piece

Ridwan
Nama : Ridwan Fadil Arif
Umur : 18 tahun
Birthday : 11 Desember 1994
Cita-cita : Entrepreneur, Pilot
Hobby : Baca buku, nonton film, internetan
Facebook : Ridwan Fadil Arif
Blog : Berbagi Pengalaman

Sahabat saya yang satu ini merupakan 'rival' terbesar saya. Sudah 2 semester peringkat kami di kelas selalu berdempetan. Saya ranking 1 dia ranking 2 dengan perbedaan jumlah nilai hanya 6. Cowok yang akrab dipanggil "Idan" ini maniak banget sama yang namanya film. Koleksi film di laptopnya hampir menuhin isi Hardisk. Dan bukan Ridwan namanya kalau ketinggalan berita. Dia orang yang paling up to date dalam segala informasi. Tiap buka internet pasti dia buka situs-situs berita kaya detik.com, vivanews, dll. Ridwan adalah temen saya sejak SMP dan sekarang sudah menjadi sahabat dekat saya. Oh iya, Ridwan itu phobia sama laba-laba dan gak suka banget sama segala jenis agar-agar. Makanan kesukaannya adalah keju dan durian.

Nur Syamsi
Nama : Nur Syamsi Sulaeman
Umur : 18 tahun
Birthday : 22 September 1994
Cita-cita : Pengusaha travel, Insinyur sipil
Hobby : Ngutak-ngatik komputer, bergelut dengan Matematika
Facebook : Ancy Anax Sulaeman
Blog : Nur Syamsi

Sahabat hitam manis saya satu ini merupakan sahabat saya yang 'terjauh' asalnya. Dia berasal dari Sulawesi. Awal ketemu pun dia sama sekali belum bisa bahasa sunda, sampai sekarang (Eh bisa kok dikit-dikit :P). Cowok yang akrab dipanggil "Ancy" ini jagoannya teknisi komputer. Apapun troubleshoot-nya, teknisinya tetep Ancy (korban iklan). Dia anti banget sama yang namanya pelajaran bahasa inggris, tapi menyukai pelajaran eksak. Hal yang paling lucu yaitu ketika lagi ngumpul-ngumpul tiba-tiba dia telpon-telponan sama keluarganya lalu ngobrol asyik dengan bahasa bugis. Saya hanay bisa ketawa mendengar bahasa dan logatnya yang aneh itu. Satu lagi, Ancy itu takut sama yang namanya kucing. Aneh ya padahal kucing kan lucu (wkwkwkwk...).

Handri
Nama : Handri Haryanto
Umur : 18 tahun
Birthday : 18 September 1994
Cita-cita : Duta besar / Ambassador
Hobby : Main biola
Facebook : Handry Haryanto
Blog : Multi Share

Sahabat saya yang satu ini merupakan sahabat tertua yang suka saya panggil abang sekaligus paling 'riweuh'. Dia adalah rival Ridwan. Sudah 2 semester ranking mereka berdempetan. Ridwan 2 dan Handri 3 dengan perbedaan jumlah nilai "hanya 1". Cowok yang akrab dipanggil Obey ini sangat aktif di kelas. Hampir tidak pernah 'tidak bicara' pada saat diskusi di kelas.  Bang Obey biasanya adalah orang terngaret kalau lagi makan bareng. Makan mie aja 10 menit baru habis setengah mangkuk. Karena dia phobia sama kodok, saya dan sahabat saya yang lain suka ngebully dia kalau ngaret makan dengan omongan-omongan menjijikkan tentang kodok. Oh iya, dia sangat anti dengan pelajaran berbau seni grafis dan ngebet banget pengen kuliah jurusan Hubungan Internasional.

Hendri
Nama : Hendri
Umur : 18 tahun
Birthday : 27 November 1994
Cita-cita : Entrepreneur bidang teknologi
Hobby : Main komputer
Facebook : Hendri
Blog : -

Sahabat saya yang satu ini jagonya desain grafis dan multimedia. Setiap karya-karyanya sangat membuat yang melihatnya berkata "WOW". Cowok yang satu ini akrab dipanggil kambing atau "embe" karena rambutnya yang keriting mirip bulu domba. Dia adalah orang terngaret dalam segala hal. Mulai dari kalau daftar kuliah hingga tugas sekolah sampai-sampai mamprang di lab. komputer sekolah sampai jam 7 malem buat ngerjain tugas (phew...). Dan cowok superngaret ini adalah orang yang paling kesiangan di antara kami meski dia suka bawa motor ke sekolah. Bang Hendri sangat tertarik atau bahkan maniak dengan desain grafis dan teknologi. Makanya ngebet banget kuliah jurusan teknik-teknikan dama desain-desainan. Sepertinya bang Hendri menyukai segala jenis makanan dan tidak takut segala jenis binatang (Peace bang).

Oke begitulah sedikit mengenai sahabat-sahabat saya. Sekarang masih mudeng apakah kami bisa kuliah bareng-bareng lagi atau tidak. Tapi meskipun nantinya kita tidak bersama lagi. Saya tetap tidak akan melupakan mereka. I LOVE THEM ALL.

Sabtu, 27 April 2013

Cerita Pendek Renungan : Akibat Menghina Al-Qur'an

Ketika sedang asyik facebook-an, saya tiba-tiba tertarik dengan status salah satu fanspage. Isinya adalah sebuah cerita pendek mengenai akibat seseorang menghina kitab suci umat Islam, Al-Qur'an. Berikut saya kutip dari fanspage-nya.

Ilustrasi
Dosen: "Saya bingung. Banyak Umat Islam di seluruh dunia lebay. Kenapa harus protes dan demo besar-besaran cuma karena tentara Amerika menginjak, meludahi dan mengencingi Al- Quran? Wong yang dibakar kan cuma kertas, cuma media tempat Quran ditulis saja kok. Yang Qurannya kan ada di Lauh Mahfuzh. Dasar ndeso. Saya kira banyak muslim yang mesti dicerdaskan."

Meskipun pongah, namun banyak  mahasiswa yang setuju dengan pendapat dosen liberal ini. Memang Qur'an kan hakikatnya ada di Lauh Mahfuz.

Tak lama sebuah langkah kaki memecah kesunyian kelas. Sang mahasiswa kreatif mendekati dosen kemudian mengambil diktat kuliah si dosen, dan membaca sedikit sambil sesekali menatap tajam si dosen. Kelas makin hening, para mahasiswa tidak tahuapa yang akan terjadi selanjutnya.

Mahasiswa: "Wah, saya sangat terkesan dengan hasil analisa bapak yg ada disini."ujarnya - sambil membolak balik halaman diktat tersebut.

"Hhuuhhh...."se mua orang di kelas itu lega karena mengira ada yang tidak beres. Namun Tiba-tiba sang mahasiswa meludahi, menghempaskan dan kemudian menginjak-injak - diktat dosen tersebut. Kelas menjadi heboh. Semua orang kaget, tak terkecuali si dosen liberal.

Dosen: "kamu?! Berani melecehkan saya?! Kamu tahu apa yang kamu lakukan?! Kamu menghina karya ilmiah hasil pemikiran saya?! Lancang kamu ya?!"

Si dosen melayangkan tangannya ke arah kepala sang mahasiswa kreatif, namun ia dengan cekatan menangkis dan menangkap tangan si dosen.

Mahasiswa: "Marah ya pak? Saya kan cuma nginjak kertas pak. Ilmu dan pikiran yang bapak punya kan ada di kepala bapak. Ngapain bapak marah kalau yang saya injak cuma media buku kok. Wong yang saya injak bukan kepala bapak. Kayaknya bapak yang perlu dicerdaskan ya??"

Si dosen merapikan pakaiannya dan segera meninggalkan kelas dengan perasaan malu yang amat sangat...!!

"Itulah salah satu hukuman langsung dari Allah Ta'ala bagi siapa saja yang ingin mempermainkan atau mencaci maki Agama-Nya."

Subhanallah...

Dikutip dari Pop Corn.

Saya harap kutipan ini dapat bermanfaat bagi Anda. Semoga cerita ini dapat menjadi renungan bagi kita semua.

Harlem Shake : Kenangan Kelas Multimedia

Kali ini saya post tentang salah satu kenangan indah dengan teman-teman masa 'putih abu-abu' saya. Konyol, memang bukan GAMES (nama kelas saya) namanya kalau tidak seru, kompak dan konyol. Keseruan kami kali ini adalah membuat video "Harlem Shake" pada saat masa booming-nya dulu. Dalam video ini, semuanya kompak memakai seragam khas kelas yang berwarna hitam 'mengkilau'.



Kenangan indah ini tidak akan saya lupakan. Kenangan masa putih abu dengan GAMES akan selalu saya kenang. Ayo GAMES! Sukses buat kalian!

GAMES

Indovision Gratis Tiba, Animax I'm Coming!

Apa kabar internet mania? Hari ini saya seneng banget lho. Kenapa coba? Yupz. parabola Indovision 'gratis' yang saya pesan sudah tiba dan dipasang. Hore.! Kok bisa gratis? Nanti saya ceritakan.

Indovision
Awalnya ketika saya dan sahabat-sahabat saya, Ridwan, Handri, Nur Syamsi dan Hendri bermain ke rumah teman saya Fajar untuk bermain badminton bersama 'dalam rangka' refreshing otak setelah Try Out Ujian Nasional. Oke, kami ganti baju, menuju arena olah raga, main badminton deh. Udah cape main badminton, kami kembali dan istirahat di rumah Fajar. Ibunya Fajar baik lho! Ketika kembali dari arena olah raga, kami disambut dengan nasi liwet, pisang goreng, dan sirup dingin (gerrrr....) yang membuat kami bersemangat kembali setelah cape karena badminton dua jam penuh.

Di saat-saat istirahat, kami ngobrol-ngobrol sambil menikmati 'sambutan' di ruang tamu. Eh Fajar nyeletuk deh tiba-tiba promosi. Dia nawarin jasa pemasangan parabola Indovision dalam rangka promo. Katanya seluruh biaya pemasangan gratis. Kita juga mendapat layanan gratis Indovision selama 3 bulan. Kalau setelah 3 bulan gimana? "Ya itu terserah!" ujar Fajar. Katanya Indovision tidak akan mencabut kembali parabolanya meski tidak bayar. Paling chanel-chanel Indovision-nya pada hilang dan kembali memakai antena 'pas-pasan'. Semuanya nampak tergiur. Termasuk saya. Akhirnya saya, Ridwan, Handri dan Hendri memutuskan untuk ambil 'gratisan' ini. Kami pun mengumpulakn fotokopi KTP sebagai persyaratannya.

Eitss.. tapi tidak bisa langsung ngasih fotokopi KTP dan pasang lho. Kata Fajar, harus ada minimal 10 orang (Houuu.....). Saya, Hendri, Ridwan, Handri, semuanya baru 4 orang. Mau tidak mau kami harus promosi ke teman-teman kelas agar keinginan kami yang satu ini dapat terwujud. Huh... aneh-aneh aja!

Oke. 1 bulan berlalu. Kami hanya bisa mengumpulkan 3 orang. 4 + 3 = 7 orang. Kami bilang lagi ke Fajar. Fajar bilang ke pihak Indovison-nya. Dengan segala nego Fajar akhirnya bisa 7 orang. Akan dipasang segera katanya. Hore.. Indovision I'm coming. Kesenangan juga tampak pada sahabat-sahabat saya.

Trutt... trutt.... HP berbunyi saat kami main di kost-kostan teman. Awalnya HP Handri yang bebrunyi. Jreng...!! ternyata dari pihak Indovision yang menelpon. Wajah senang terlihat dari wajah Handri yang berbinar-binar. Dooongg..!! tiba-tiba wajahnya jadi kusut bagai batu bata. Ternyata pihak Indovision mengharuskan untuk membayar biaya pada akhir bulan ke-2. Fajar gimana nih? katanya gratis 3 bulan? Kami terpuruk. Tak lama kemudian pihak Indovision juga menelepon satu per satu dari kami. Kami serbu Fajar dalam SMS. Dia nagsih solusi katanya jangan dibayar nanti pas akhir bulan ke-2, nanti channel-nya bakal hilang sendiri. Oke kami jadi lega kembali.

Jumat siang, pihak Indovision menelepon lagi. Dia meminta konfirmasi apakah bisa atau tidak dipasang hari ini. Tanpa pikir panjang aku pun langsung bilang "Oh, tentu saja bisa!" (sambil berharap). Singkat cerita, pihak Indovision sampai di rumah saya dengan selamat setelah sebelumnya memasang di rumah yang lain. Oke suasana malam tidak menyulutkan semangat para 'pahlawan' Indovision untuk memasang parabola di belakang rumah saya. Hehe... parabola telah dipasang, tinggal tunggu 2 jam untuk bisa menikmati parabola terbai se-antero Indonesia ini.

Animax
Sebenarnya saya tidak berharap Indovision-nya sih, cuma berharap chanel-nya. Ya.. karena saya seorang maniak anime, saya nyari-nyari chanel yang banyak tayangan animenya. Akhirnya tada! ketemulah Animax, chanel khusus anime-anime. Pertama kali saya tonton, anime yang tayang adalah Eureka Seven Ao. Hore... akhirnya saya tidak harus susah-susah download untuk nonton anime. I Love U Animax.

Lika Liku SNMPTN 2013 Part 2

Post ini adalah lanjutan dari post ini.

Oke lanjut ke tahap 'kegalauan' kedua,.

Pemilihan Program Studi / Jurusan

Ilutrasi pemilihan jurusan
Oke. Selain pemilihan PTN, pemilihan prodi juga tidak kalah pentingnya. Karena jika kita salah memilih prodi, kita tidak akan nyaman ketika kuliah. Ini buruk kan? mubazir waktu, mubazir biaya. Apalagi kalau ingin pindah jurusan harus nunggu SNMPTN periode selanjutnya alias 1 tahun (OMG).

Prioritas pertama dan yang paling pertama dalam pemilihan prodi adalah "minat" atau "keinginan". Ini penting karena dengan jurusan itulah nanti kita akan bergelut selama kurang lebih 4-7 tahun. Kalau Anda menyukai pelajaran eksak dan tidak menyukai pelajaran Ekonomi, maka jangan memilih jurusan Ekonomi atau Anda lebih memilih kasus di atas terjadi pada Anda (mengerikan). Jadi ingat ya, pilih jurusan yang benar-benar "sesuai dengan hati" OK!

Prioritas kedua, sesuaikan passing grade jurusan dengan prestasi akademik (nilai) kita. Karena jika kita memilih prodi yang memiliki tingkat kesulitan di atas nilai kita maka peluang masuknya juga akan semakin kecil. Tapi ini jangan dijadikan patokan utama lho! Tetap prioritas minat jurusan adalah yang utama. Misal Anda memilih jurusan Kedokteran karena alasan peluang padahal Anda suka pelajaran yang berbau seni. Otomatis meskipun ada diterima, kasus 'pemubaziran waktu' seperti yang saya sebutkan di atas akan terjadi pada Anda.

Saya sendiri berasal dari SMK. SMK memang kecil peluangnya untuk masuk PTN lewat SNMPTN undangan karena sistem seleksinya menggunakan nilai raport yang otomatis berbeda kurikulumnya dengan SMA. Tapi dicoba tidak salah kan? Toh juga di universitas pilihan pertama saya (UNPAD) sistem seleksinya membolehkan lintas jurusan bebas (IPA, IPS, SMK) ke mana saja (kecuali Kedokteran dan Kedokteran Gigi, harus SMA IPA).  Dan meskipun saya gagal di SNMPTN ini, masih ada SBMPTN (tes tulis). Di aman ada kemauan, di situ ada jalan (:o jreng).

Lho... kamu sendiri pilih prodi apa Ndra? oke saya kasih tau. Karena minat saya pada pelajaran komputer dan itung-itungan (eksak) begitu juga nilai rapornya, maka dengan ini saya putuskan saya pilih prodi berikut. Jreng... jreng... !!!

Jreng! Inilah Kartu Peserta SNMPTN Saya
Nilai Rapor

Faktor ini sengat berkaitan dengan faktor sebelumnya. Sekali lagi, sesuaikan prestasi akademik dengan passing grade jurusan, tetapi tetap minat nomor 1. Memang tidak ada passing grade resmi dari pihak PTN-nya, tapi passing grade yang ada di internet cukup memberikan gambaran.

Nilai saya juga tidak bagus-bagus amat, 'jelek' malahan. Nyesel? ya mau gimana lagi. Motivasi kuliah muncul pada diri saya ketika awal-awal kelas 2, tepatnya pas Prakerin / Magang. So, nilai-nilai di kelas 1 tidak bisa saya obrak-abrik dan saya hanya harus memperbaiki nilai-nilai di semester-semester selanjutnya.

Penasaran dengan rata-rata nilai raport saya per-semesternya? Yuk.. intip..!!
(Saya masukkan nilai rata-rata tanpa mulok (muatan lokal) karena sistem itulah yang dipakai di SNMPTN 2013)

Semester 1 : 75,00
Semester 2 : 80,50
Semester 3 : 77,01 (turun T_T)
Semester 4 : 84,50 (naik lagi ^_^)
Semester 5 : 86,06

Sebenarnya saya juga agak 'pesimis' juga karena ada nilai yang 'ngagejlig' alias turun. Gak tanggung-tanggung lagi turunnya -3,5. Kok bisa turun? Saat semester 3, KBM hanya dilaksanakan kurang lebih "satu bulan" karena sebagian besar waktu semester 3 dipakai untuk Prakerin / Magang. Ya.. tapi tetap harus semangat donk (chayo!). Kalau ini rezeki saya pasti tidak akan pergi ini. Ganbatte!!

Oke itulah sedikit gambaran SNMPTN 2013 versi saya. Saya yakin sebagaian besar siswa kelas 3 SLTA juga mengalami kegalauan yang serupa. Ayo tetap semangka (semangat kawan)! kita pasti dapat kuliah di perguruan tinggi yang kita inginkan. Amin YRA.

Jumat, 26 April 2013

Membuat Clima-Tact : One Piece

Sebelumnya, ada yang tahu apa itu Clima-Tact? Atau minimal ada yang pernah dengar? Apa mungkin ini terdengar asing di telinga kalian? Seorang penggemar manga / anime One Piece pasti bisa menjawab pertanyaan pertama saya. Mau tau? Kasih tau gak ya? Mau tau aja atau mau tau banget? (*Alay mode on). Oke deh saya kasih tau.

Clima-Tact by Deviantart
Clima-Tact adalah sebuah senjata fiksi yang ada dalam manga / anime One Piece (Senjata fiksi kok mau dibuat? *jangan protes dulu makannya baca dulu artikelnya!). Pengguna senjata ini adalah wanita tokoh protagonis di One Piece, yaitu Nami. Senjata ini berbentuk tongkat yang bisa dibongkar menjadi tiga bagian. Masing-masing bagian dapat mengeluarkan jenis gelembung yang berbeda. (Lho.. kok senjata gelembung sih? mainan mungkin nih.) Yupz.. senjata ini awalnya memang senjata lelucon, pas Nami pertama kali menggunakannya dia seperti malah main pertunjukan sulap. Tapi di tangan Nami senjata ini bisa menjadi senjata mematikan. Kok bisa? karena Nami ahli di bidang ilmu cuaca (klimatologi) sehingga dia bisa membuat senjata konyol ini menjadi senjata mematikan. (Lho.. apa hubungannya gelembung sama keahlian klimatologinya?) Mari kita bahas lebih lanjut!

Seperti yang saya bilang, setiap bagian Clima-Tact dapat mengeluarkan tiga gelembung berbeda. Yaitu Heat Ball (gelembung panas) yang bersuhu panas, Cool Ball (gelembung dingin) yang bersuhu dingin serta Thunder Ball (gelembung listrik) yang mengandung energi listrik / elektron. Sebagai ahli klimatolog, Nami mampu mengkombinasikan ketiga jenis gelembung ini dengan ilmu cuacanya sehingga dapat digunakan dalam bertarung. Contohnya:

Nami mengeluarkan Heat Ball dan Cool Ball
- Dengan memasangkan bagian Cool Ball dan Heat Ball berbentuk X kemudian melemparnya, akan terjadi lemparan berputar dengan cepat dan kuat seperti tornado kecil. Hal ini disebabkan karena suhu udara panas dan dingin yang bertabrakan akibat Clima-Tact ini. Pertabrakan suhu yang ekstrim menimbulkan angin yang kencang.

- Membuat Fatamorgana. Di suhu yang panas, Cool Ball digunakan sedemikian rupa untuk membuat perbedaan kerapatan udara yang disebabkan perbedaan suhu ekstrim. Hal ini menimbulkan pembiasan cahaya sehingga seolah-olah kita melihat sebuah ilusi. Kasus ini sering terjadi di padang pasir yang panas.

- Membuat awan (ekstrim banget!). Dengan mencampurkan Heat Ball dan Cool Ball di udara, Uap air semakin banyak dan terkumpul karena Heat Ball dan cepat mengembun dan kondensasi karena suhu dingin Cool Ball. Kepadatan udara juga semakin memicu menimbulkan awan karena gelembung-gelembung bersuhu ekstrim ini (jika kurang paham silakan cari dari sumber lain mengenai proses pembuatan awan (^_^)).

- Membuat hujan. Dari awan yang sudah dibentuk tadi, tambahkan komposisi Cool Ball sehingga tingkat kondensasi dan volume titik-titik air semakin bertambah sehingga menimbulkan hujan.

- Membuat petir (serem!). Dengan menambahkan Thunder Ball ke awan yang tadi, awan yang semula bermuatan netral menjadi bermuatan negatif sehingga loncatan-loncatan listrik statis yang disebut petir akan muncul.

Itu adalah sebagian contoh yang sering digunakan. Dengan berbagai ilmu tentu pengaplikasian alat ini bisa semakin bertambah.

Sekarang sudah tau kan meskipun senjata fiksi tapi Clima-Tact mungkin saja dibuat di dunia nyata. Dengan ilmu fisika dan teknik tidak menutup kemungkinan senjata keren ini bisa dibuat. Bahan-bahan yang diperlukan juga tidak terlalu mahal, tetapi teknik dan ilmu lah yang mahal untuk bisa membuat senjata seperti ini. Tertarik? saya juga sangat tertarik tetapi karena keterbatasan berbagai hal, saya belum bisa membuatnya sampai sekarang (omong doank kamu :P).

Banyak juga lho yang telah bisa membuat Clima-Tact. Tidak tahu apakah benar-benar bisa digunakan seperti instruksi di atas atau cuma hiasan saja. Yang jelas dilihat dari 'penampakannya', tampaknya Clima-Tact buatannya cukup keren. Berikut gambar-gambar yang saya ambil dari om google.









Lebih lengkap mengenai Clima-Tact, klik di sini.